RSS

FF No More Dream part 2



No More Dream 2
Cast       :
-          All member bts
-          All member k land
-          And other
Author  : lee dongyoo
Genre   : romance friendship
Happy Reading^^
~Dilorong~
Dongyoo dan Hakyo sedang berjalan untuk menikmati pemandangan sekolah. Mereka menaiki beberapa anak tangga sekolah itu.
‘’Dongyoo-ah!!’’ panggil Hakyo.
‘’ne??’’ Dongyoo menoleh kearah Hakyo.
‘’bagaimana menurutmu dengan lagu ini??’’ tanya Hakyo sambil memberi mp3 kepada Dongyoo.
Dongyoo mendengarkan musik yang keluar dari mp3 milik Hakyo. Tak berapa lama ia memberikan kembali kepada Hakyo.
‘’bagus.. emang buat apa??’’ tanya Dongyoo.
‘’ani.. aku hanya ingin mencoba mengovernya’’ jawab Hakyo polos.
‘’huh?? Aku kira ada tugas seni bernyanyi -,-‘’ keluh Dongyoo.
‘’hehehe :D aniya..’’ tawa Hakyo.
Tak terasa, karena Dongyoo dan Hakyo berbincang-bincang, mereka sampai dilantai atas sekolah. tepat didepan sebuah ruang kosong, seorang keluar dengan tiba-tiba dan tak sengaja nabrak mereka.
BRUK!!

Secara otomatis mp3 Hakyo yang ia pegang terjatuh. Dengan cepat Hakyo mengambil mp3nya itu dan menatap orang yang menabraknya dengan tiba-tiba itu. Namun orang itu tidak menoleh kearahnya dan langsung meninggalkan Hakyo dan Dongyoo tanpa sepatah kata pun.
‘’kenapa namja itu??’’ tanya Dongyoo heran.
Hakyo tidak menjawabnya justru menatap namja yang perlahan menjauh.
‘’dasar aneh.. kajja kyo.. kau mau ngapain disini??’’ gerutu Dongyoo dan memegang tangan Hakyo.
Hakyo menurut dan mengikuti Dongyoo. Namun saat ia melangkah, ia melihat gelang yang tergeletak dilantai. Dengan cepat Hakyo mengambil gelang itu.
‘’chakkaman. Lihat ini’’ Hakyo menujukannya kepada Dongyoo.
‘’ige mwoya?? Gelang?? Milik siapa??’’ tanya Dongyoo.
‘’mungkin punya namja tadi’’ gumam Hakyo.
‘’ya sudah, bawa saja nanti kalau kau ketemu dia kau kembalikan’’ Dongyoo memberi saran.
‘’aaa.. benar juga’’ Hakyo langsung menyimpan gelang itu kedalam saku jas sekolahnya.
Dongyoo dan Hakyo pun kembali kekelas mereka.
~Dikelas~
Jein, Yeon Young, Eunhwa bersantai dan berbincang-bincang bersama sambil mengerjakan tugas yang belum mereka selesai dikerjakan dengan dihiasi canda tawa diantara mereka. Tiba-tiba Dongyoo dan Hakyo menemui ke tiga sahabat mereka.
‘’hi!!’’ Sapa ramah Dongyoo.
‘’pada ngomongi apa kalian?’’ tanya Hakyo langsung duduk disamping Eunhwa.
‘’ani.. bukan apa-apa. Kami mengerjakan tugas ini.’’ jelas Eunhwa.
‘’ahh!! Matematika lagi… punyaku tidak ku kerjakan’’ Dongyoo dengan ekpresi menyedihkan.
‘’belajar’’ singkat Jein.
‘’aku tidak bisa Jein-ah’’ pasrah Dongyoo.
‘’bagaimana kau mau bisa kalau seperti ini huh??’’ Jein menasihati Dongyoo.
‘’hmm.. aku akan berusaha’’ Dongyoo mengeluarkan bukunya dan mencoba mengerjakannya.
Mereka melanjutkan aktifitas belajar bersama. Keadaan kelas saat itu sedikit ribut karena guru matematika tidak hadir hari itu karena ada acara pribadi dan hanya memberikan tugas kepada muridnya dan dikumpul saat pulang sekolah.
DENG… DENG… DENG..
Tak terasa waktu pulang sekolah pun tiba. Para murid termasuk kelima sahabat tadi segera bersiap-siap dan mengumpulkan tugas yang mereka kerjakan bersama tadi.
~Ditempat Lain~
Ketujuh namja berjalan diantar lorong sekolah sambil berbincang-bincang dengan riang. Mereka sepertinya akan membicarakan sesuatu.
‘’bagaimana jika pulang ini kita berkumpul??’’ saran Namjoon.
‘’boleh juga.. aku setuju saja’’ Hoseok mengiyakan
‘’bagaimana dengan kalian??’’ tanya Suga.
‘’bisa saja.. lagipula aku tidak ada kerjaan dirumah’’ Jimin.
‘’aku terserah kalian saja^^’’ Jin dengan tersenyum.
‘’kita kecafe saja.. yaaa lumayan untuk bersantai minum coffe hyung??’’ Jungkook memberi saran.
‘’baiklah.. kajja…’’ Jimin mengajak.
Akhirnya ketujuh namja itu pergi menuju cafee yang disarankan Jungkook.
>>> 
Kelima yeoja berjalan menuju gerbang sekolah dan bersiap pulang kerumah mereka masing-masing untuk beristirahat melepas letih ditubuh mereka.
‘’aku pulang duluan ne’’ Yeon Young pamit kepada teman-temannya sambil tersenyum.
‘’ne… hati-hati.. sampai ketemu besok.’’ Jawab Dongyoo ramah.
‘’ne.. annyeong’’ Yeon Young meninggalkan temannya.
‘’chigu-ya… aku juga duluan ya.. annyeong’’ Eunhwa menyusul Yeon Young
‘’ne….’’ jawab Ketiga sahabatnya.
‘’dimana Sooyoo, Jein-ah??’’ tanya Hakyo.
‘’dia pulang duluan dan dia meninggalkanku’’ jawab Jein sambil berjalan pelan.
‘’kebiasaan sekali anak itu’’ Hakyo menggelengkan kepalanya.
‘’sudahlah.. kajja kita pulang’’ Jein merangkul kedua temannya itu.
~At Caffe~
Ketujuh namja tadi telah sampai dicafee. Mereka kembali bercengkrama bersama. Mereka terlihat akur dan sangat akrab satu sama lain. Namun disela mereka bercengkrama…
TING!!!
Suara  bel caffe itu saat pintu terbuka dan masuklah seorang yeoja yang spertinya sedang kehausan dan memesan pesannya. Yeoja itu adalah Eunhwa. Dia baru saja pulang dari berbelanja karena pesanan Eommanya untuk membeli segala perlengkapan rumah tangga yang habis.
‘’americano 1’’ pesan Eunhwa kepada pelayan Cafee.
Tak butuh waktu lama, pesanan Eunhwa pun telah selesai dan ia segera membayar dan bergegas pulang. Namun disaat yang sama pula salah satu dari ketujuh namja tadi secara diam-diam memperhatikan Eunhwa. Namja itu adalah Hoseok.
‘’yak!! Kalian tau yeoja yang baru saja keluar dari sini??’’ tanya Hoseok kepada teman-temannya.
‘’molla..’’ singkat Taehyung singkat.
Yang lain hanya mencari-cari yeoja yang Hoseok maksud.
‘’tadi…’’ Hoseok meyakinkan.
‘’memang kenapa dengan Yeoja itu??’’ tanya Suga.
‘’ani… dia satu sekolah dengan kita. Tapi aku belum pernah melihatnya’’ jelas Hoseok sambil mengingat wajah Eunhwa.
‘’lalu??’’ Suga.
‘’sepertinya Yeoja itu mengerikan hihihihi’’ Hoseok tiba-tiba tertawa geli.
‘’aigo… kau ini’’ Namjoon menepuk pundak Hoseok.
Tak terasa hari semakin sore. Namjoon, Suga, jin, Hoseok, Jimin, Taehyung, dan Jungkook pergi dari cafee itu dan kembali pulang kerumah mereka masing-masing.
~Keesokan Harinya~
Hari ini sekolah mendapat jam kosong seharian dan para murid hanya disibukkan dengan aktifitas mereka masing-masing. Dan saat ini, Yeon Yeong berada di Lab Komputer. Ia sengaja memisahkan diri dari teman-temannya. Ia kemari untuk browsing dan belajar mendesian foto-foto yang hasilkan.
Yeon Young terlihat serius didepan layar komputer miliknya. Dan saat itu juga seorang namja masuk kedalam Lab Komputer dan duduk pas disamping Yeon Young. Namja itu adalah Taehyung. Suasana di lab sangat Hening. Tak ada satu pun suara yang dikeluarkan. Karena saat ini lab hanya diisi oleh beberapa haksek saja salah satunya Yeon Young dan Taehyung.
Setelah beberapa menit, akhirnya Taehyung mulai bosan dengan ia lakukan. Merasa bosan ia memutar lagu melalui komputer yang berada didepannya dengan volume yang cukup keras dan membuat Yeon Young yang berada disebelahnya langsung menatapnya tajam.
‘’bisa kau kecilkan volume musicmu itu??’’ Yeon Young menatap Taehyung.
‘’mwo?? Apa yang kau katakan?? Kau mau tanya apa??’’ Taehyung.
Merasa kesal dengan ulah namja yang disampingnya itu, Yeon Young langsung meng Clouse aplikasi pemutar music yang dikomputer Taehyung.
‘’yak!! Apa yang kau lakukan huh??’’ dengan ekpresi kesal.
‘’ini mengganggu’’ Yeon Young kembali duduk dikursinya.
‘’mwo?? Mengganggu katamu?? Jika kau merasa terganggu lebih baik kau keluar dari sini. Yang lain saja tidak ada yang komen. Kenapa kau yang malah tidak suka??’’ berbagai celotehan keluar dari mulut Taehyung dengan nada mencibir.
Tanpa kata-kata, Yeon Young langsung mematikan komputernya dan pergi meninggalkan lab komputer itu dengan wajah santai tidak bersalah.
‘’hei!! Mau kemana kau?? Enak saja langsung main pergi seperti itu..hei!!! ck, dasar tidak sopan.. yeoja apaan kau seperti itu??’’ gerutu Taehyung sambil sedikit berteriak.
Namun orang yang ia teriaki tidak menghiraukannya sama sekali.
~Dilantai Atas~
Hakyo menaiki anak tangga menuju lantai atas sekolah. Ia berniat untuk mencari pemilik gelang yang ia temukan kemarin. Dia sedikit mengitip kearah beberapa kelas yang ada disana. Namun langkahnya terhenti ketika ia sampai disalah satu ruangan yang mempertemukannya dengan namja yang menabraknya kemarin. Dengan hati-hati, ia membuka pintu ruangan itu. Ia melihat seisi ruangan kosong dan ia menemukan seorang namja yang sedang tertidur diatas meja belajar.
‘’apa dia pemilik gelang ini??’’ batin Hakyo.
Hakyo menatap namja itu, sambil mengingat ciri-ciri namja yang menabraknya.  Saat Hakyo memperhatikan namja itu, tiba-tiba namja yang tidur itu terbangun sontak ia terkejut saat melihat Hakyo.
‘’nugu??’’
‘’aahhh… mianhae.. aku kemari hanya…… ingin bertanya……. A….pa ini… milikmu??’’ Hakyo gugup sambil menunjukan gelang berwarna hitam.
Namja itu melihat tangannnya dan memastikannya.
‘’ahh… ne… aku mencari itu sejak kemarin’’
‘’aaahh.. jeongmal.. ige’’ Hakyo memberikan gelang itu.
‘’gomawoyo….’’
‘’ne… kalau begitu…. Aku pergi dulu…’’ Hakyo beranjak pergi.
‘’chakkaman…. Nugu? Sepertinya aku pernah melihatmu sebelumnya’’
‘’aa… Lee Hakyo imnida.. aku berada dikelas 12b’’ Hakyo memperkenalkan dirinya namun dalam keadaan menunduk.
‘’aa… araseo.. Jeon Jungkook imnida’’
‘’aaa.. ne.. kalau begitu aku pergi dulu.’’ Hakyo pergi meninggalkan Jungkook.
Saat Hakyo berada didepan pintu Namjoon datang dan terkejut melihat Hakyo. Dia pun masuk menemui Jungkook yang terdiam menatap Hakyo.
‘’nuguya??’’ tanya Namjoon.
‘’dia Lee Hakyo anak 12b’’ Jawab Jungkook.
‘’ooo.. dari mana dia tahu tempat ini??’’ tanya Namjoon lagi.
‘’molla.. ia mengembalikan ini’’ Jungkook menunjukan gelangnya.
‘’aa.. begitu’’
~Perpustakaan~
Jein masuk kedalam perpustakaan. Ia selalu kemari untuk mecari buku bahasa dan beberapa buku lain. Dan saat yang sama pula Jin juga berada diperpustakaan. saat Jein masuk, dengan tidak sengaja Jin menoleh kearah Jein dengan cepat ia menghampiri Jein namun tidak sedekat yang diperkirakan. Ia berdiri agak jauh dari tempat Jein berada dan melihat apa yang dilakukan Jein.
Setelah cukup buku yang ia cari, Jein duduk dimeja baca dan membaca beberapa buku yang ia ambil. Namun ada 1 buku yang tidak ia temukan. Jin yang menyadari bahwa buku yang dicari Jein adalah buku yang ia pegang sejak tadi.
‘’apa ini yang kau butuhkan??’’ tanya Jin tiba-tiba dan mengulurkan buku itu kearah Jein.
‘’eoh?? Ne… gomawo.. dimana kau menemukan buku ini??’’ Jein melihat kearah Jin.
‘’di rak no 2’’ jawab singkat Jin.
‘’jinja?? Padahal aku mencari disitu, tapi tidak ada’’ Jein.
‘’gwachanna.. kau pakai saja.. sepertinya kau lebih membutuhkan’’ Jin tersenyum.
‘’mwo?? Tapi bagaimana dengan dirimu??’’ Jein.
‘’gwachanna.. pakailah’’ lagi-lagi Jin tersenyum.
‘’aaahh… gomawo’’
Jin duduk besama dengan Jein. Mereka berbincang-bincang yang membuat Jein nyaman bersama Jin.
~At Lapangan Basket~
Dongyoo berjalan melewati lapangan basket, ia baru saja dari kantin. Tidak sengaja, ia melihat 2 namja sedang bermain basket dilapangan. Ia mencoba untuk melihat kedua namja itu sebentar.
‘’apa serunya bermain basket hanya berdua?? Itu mah sama saja bohong’’ gumamnya sambil memakan makanan ringan yang ia bawa.
Kedua namja yang diperhatikan oleh Dongyoo tidak menyadari akan kehadiran Dongyoo. Mereka terus bermain tanpa memperdulikan keadaan disekitar. Kedua namja itu Jimin dan Suga. Mereka senang sekali bermain Basket jika jam kosong.
‘’yes!! Akhirnya aku bisa mengalahkanmu Hyung’’ teriak Jimin senang.
‘’kau jangan bangga dulu’’ remeh Suga.
‘’hahaha :D ara.. tapi dengan begini aku sudah bisa mengalahkanmu’’ ejek Jimin.
‘’ne… ahh.. kajja.. kita pergi dari sini. Aku lelah’’ ajak Suga.
‘’mwo?? Kenpa?? Kita lanjutkan lagi hyung’’ Jimin.
‘’kita sudah bermain sejak tadi’’ Suga meninggalkan Jimin.
‘’yak!! Hyung!!’’ teraik Jimin mengejar Suga.
Suga berhenti saat melihat Dongyoo yang sedang duduk kursi sebelah lapangan. Dongyoo terkejut dan mencoba bersikap tenang.
‘’aahh.. an… annyeong.. aku baru saja duduk.. aku hanya ingin bersantai’’ Dongyoo.
Suga tidak menjawab dan Jimin menyusulnya.
‘’hyung.. eoh?? Waeyo??’’ tanya Jimin.
‘’ani…’’ singkat Suga dan meninggalkan Jimin dan Dongyoo.
Jimin meyusul Suga namun langkahnya terhenti dan kembali menatap Dongyoo yang asik memakan makanannya sambil mengotak atik ponselnya.
‘’sepertinya aku pernah melihatmu??’’ tanya Jimin.
‘’mwo??’’ Dongyoo terkejut.
‘’ne… tapi dimana ya??’’ Jimin menoba mengingat.
‘’aahh majja… kau bukannya yang kemarin terjatuh ditoilet??’’ tebak Jimin.
‘’mwo??’’ Dongyoo tidak percaya.
‘’ya… benar… apa pinggangmu sudah baikan??’’ tanya Jimin.
‘’aahhh… ne… ne… gwachanna.. sudah lebih baik dari kemarin’’ jelas Dongyoo.
‘’aaahh… syukurlah kalau begitu’’ Jimin tersenyum.
‘’ne…’’ Dongyoo canggung.
‘’Park Jimin Imnida.. senang bisa bertemu denganmu’’ Jimin memperkenalkan diri.
‘’ne… gomawo… Lee Dongyoo Imnida ^_^’’ Dongyoo Ramah.
Jimin yang ingin menyusul Suga justru duduk disebelah Dongyoo dan saling berbicara bersama yeoja yang baru saja ia kenal itu. Mereka terlihat akrab dan terlihat dekat, padahal mereka baru saja berkenalan.


>>>
Tak terasa hari ini telah berakhir. Jam pulang pun tiba. Para murid-murid berhamburan keluar dan pulang kerumah mereka masing-masing. Begitu pula dengan Yeon Young, ia berjalan keluar gerbang dan tidak sengaja kembali bertemu dengan Taehyung yang sedang berlari. Taehyung tidak sengaja menyenggol Yeon Young yang membuat Yeon Young terkejut.
‘’ups!! Sorry.. aku tidak sengaja’’ Taehyung.
‘’orang itu lagi…’’ batin Yeon Young.
‘’eoh?? Kau??’’ Taehyung menatap YeonYoung.
Yeon Young tidak menghiraukan Taehyung dan kembali melangkahkan kakinya pergi. Taehyung yang melihat Yeon Young hanya terdiam.
‘’Yeoja itu?? Kenapa dia misterius sekali?? Biasanya yang memiliki sifat mesterius itu namja.. yaaa… seperti aku ini (?) siapa Yeoja itu?? Jika aku bertemunya dengannya lagi, lihat saja’’ Taehyung berbicara sendiri.
~At Eunhwa Home~
‘’aku pulang….’’ Eunhwa masuk kedalam rumah.
‘’Eunhwa-ya,’’ panggil eomma Eunhwa.
‘’ddae??’’
‘’setelah ini, kau ke supermarket ne… diterjen, sabun dan lainnya sudah habis’’ kata Eommanya.
‘’mwo?? :O bukannya kemarin baru saja belanja eomma??’’ Eunhwa terkejut.
‘’sudah habis.. kemarin kan kau belanja hanya sedikit’’ Eommanya.
‘’aigohh!! Tapi aku lelah Eomma’’ Eunhwa.
‘’istirahat lah sebentar, eomma sudah memasakan makanan untukmu’’ Eomma Eunhwa meninggalkannya.
‘’huufff!!’’ Eunhwa menarik nafas panjang dan ia menuju kamarnya, mengganti pakaian dan menuju ruang makan untuk makan siang.
Eunhwa pun berangkat ke super market terdekat untuk berbelanja.
~At Super Market~
Eunhwa memilih beberapa makanan dan menyimpannya kedalam keranjang dorong yang ia bawa. Setelah merasa cukup, ia membawa belanjaannya kekasir dan membayar total semuanya.
‘’gamsahamnida’’ ramah pelayan kasir.
‘’ne..’’ Eunhwa tak kalah ramah.
Eunhwa keluar dari super market itu dan tidak sengaja, dua orang namja memasuki super market dan tak sengaja pula menabraknya.
BRUKK!!
Beberapa bawaan Eunhwa terjatuh.
‘’YAAKK!! PABOYA!!’’ teriak Eunhwa kepada 2 namja tadi.
‘’eoh?? Mianhae.. kami tidak sengaja’’ kaget satu  namja.
‘’yak!! Lihat, belanjaanku..’’ marah Eunhwa.
Kedua namja itu adalah Hoseok dan Jimin.
‘’kami kan sudah minta maaf. Terus maumu apa sekarang?? Ganti rugi?? Oke’’ kata Hoseok sambil mengeluarkan uang dari dompetnya.
‘’ini..’’ Hoseok memberikan beberapa lembar uang.
‘’aku tidak butuh..’’ Eunhwa melempar uang itu dan mengambil belanjaannya yang terjatuh dan berlalu meninggalkan Hoseok dan Jimin.
‘’hei, tumben sekali kau seperti itu??’’ kata Jimin menatap Hoseok.
‘’yeoja itu terlalu kasar.. sedangkan kita sudah minta maaf. Tetapi dia masih berteriak seperti itu. Membuat malu saja’’ gerutu Hoseok.
‘’ya sudah.. lagi pula dia sudah pergi.. kajja.. Suga hyung sudah menunggu.’’ Ajak Jimin.
Hoseok dan Jimin pun masuk kedalam Super market dan membeli beberapa minuman kaleng dan makanan ringan. Setelah selesai mereka kembali dan menuju suatu tempat. Mereka memiliki janji bersama Suga.
~Malam Hari~
Malam ini, Namjoon, Suga, Jin, Hoseok, Jimin, Taehyung dan Jungkook kembali mengadakan janji disekolah mereka. Namjoon, Jin dan Suga telah terlebih dahulu datang. Sedangkan yang lain belum kunjung datang, padahal waktu hampir menunjukan jam 11:30.
‘’aku coba menghubungi yang lain’’ Namjoon mengeluarkan ponselnya.
‘’Taehyung sudah memberitahuku kalau dia sedikit terlambat’’ Jin.
‘’sebentar lagi mungkin mereka akan sampai. Tunggu saja’’ Suga angkat bicara.
Tak beberapa lama, 2 namja menghampiri mereka bertiga. Mereka adalah Jungkook dan Hoseok.
‘’annyeong…. Mian kami terlambat’’ Hoseok langsung duduk disamping Suga disusul oleh Jungkook.
‘’mianhae Hyung’’ Jungkook.
‘’gwachanna..’’ Jin.
‘’Taehyung belum datang??’’ Hoseok memperhatikan sekitar.
‘’ne.. tapi dia sudah bilang kalau dia sedikit terlambat’’ Namjoon menjelaskan.
‘’mungkin dia bersama Jimin. Dia juga belum datang sejak tadi’’ Jin menambahkan.
Tiba-tiba ada seorang namja yang berlari dan menghampiri dan mengagetkan mereka. Dia adalah Taehyung.
‘’hush… hush… hush.. mianhae.. aku terlambat.’’ Taehyung kecapeaan.
‘’ne.. gwachanna’’ Jin tersenyum.
‘’apa sudah menunggu lama??’’ Tanya Taehyung kepada yang lain.
‘’sangat lama.. kemana saja kau huh??’’ Suga menatap Taehyung.
‘’aahh.. ada urusan hyung..’’ Taehyung mengelak.
‘’sudah lah.. jangan bertengkar’’ Namjoon mengingatkan.
‘’Jimin juga belum datang’’ Jungkook.
‘’eehh?? Jinja? Jadi aku  tidak terlambat’’ Taehyung kaget.
‘’ne.. tumben sekali anak itu’’ Jin.
‘’kita tunggu saja hyung’’ Jungkook bersabar.
Sambil menunggu kedatangan Jimin, mereka berenam melakukan aktivitas mereka dengan mencoba mengerjakan tugas sekolah yang diajarkan tadi pagi.
To Be Continue

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar